JAKARTA - Geliat mudik Lebaran 2026 di wilayah Yogyakarta dan sekitarnya mulai menunjukkan eskalasi yang sangat signifikan.
Seiring dengan tingginya animo masyarakat untuk merayakan hari raya di kampung halaman, PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 6 Yogyakarta melaporkan bahwa ribuan tiket perjalanan telah ludes terjual dalam waktu singkat.
Menanggapi kondisi tersebut, manajemen Daop 6 mengambil langkah strategis dengan menyiapkan 10 kereta api tambahan guna menampung lonjakan penumpang yang belum mendapatkan akses transportasi.
Langkah antisipatif ini merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk memastikan tidak ada pemudik yang telantar. Dengan penambahan rangkaian ini, kapasitas angkut dari dan menuju Yogyakarta akan meningkat tajam, sekaligus memberikan fleksibilitas lebih bagi masyarakat dalam memilih waktu keberangkatan yang sesuai dengan rencana liburan mereka.
Tingginya Permintaan Tiket Mendorong Penambahan Kapasitas Angkut Secara Signifikan
Kehabisan tiket pada jadwal reguler sempat menjadi kekhawatiran bagi banyak calon penumpang. Namun, pengumuman mengenai operasional 10 kereta api tambahan ini menjadi angin segar bagi para pejuang mudik.
Daop 6 Yogyakarta mencatat bahwa rute-rute menuju Jakarta, Bandung, dan Surabaya tetap menjadi destinasi yang paling banyak diburu oleh para pelanggan.
Pihak KAI Daop 6 menjelaskan bahwa penyediaan armada tambahan ini didasarkan pada analisis data pemesanan yang terpantau secara real-time.
Dengan melihat tren ketersediaan kursi yang terus menipis, manajemen langsung melakukan koordinasi pusat untuk mengaktifkan rangkaian kereta cadangan yang telah dipastikan keandalannya secara teknis dan operasional.
Daftar Rute dan Kesiapan Armada Tambahan Daop 6 Yogyakarta
Ke-10 kereta api tambahan tersebut dipersiapkan untuk melayani berbagai relasi strategis yang memiliki okupansi tertinggi. Manajemen berkomitmen untuk menjaga standar pelayanan, meskipun frekuensi perjalanan meningkat drastis.
Fasilitas di dalam kereta tambahan ini dipastikan setara dengan kereta reguler, mulai dari kebersihan toilet hingga kenyamanan suhu ruangan di dalam gerbong.
Pihak manajemen menyebutkan bahwa penambahan ini mencakup berbagai kelas perjalanan, mulai dari ekonomi, bisnis, hingga eksekutif. Hal ini dilakukan agar seluruh lapisan masyarakat memiliki kesempatan yang sama untuk menikmati layanan kereta api.
Penyiapan armada ini juga dibarengi dengan peningkatan pengawasan di area depo untuk memastikan setiap rangkaian siap tempur menghadapi padatnya jadwal perjalanan selama periode angkutan Lebaran.
Pesan Penting Manajemen Untuk Calon Penumpang Terkait Pembelian Tiket
Manager Humas KAI Daop 6 Yogyakarta mengimbau masyarakat untuk segera melakukan pengecekan ketersediaan tiket tambahan ini melalui saluran resmi. Karena peminat yang sangat tinggi, tiket tambahan ini pun diprediksi akan habis dalam waktu yang tidak lama setelah dibuka untuk umum.
"Kami mengimbau kepada calon pelanggan agar teliti dalam memasukkan data diri serta memilih rute perjalanan. Gunakan aplikasi KAI Access untuk kemudahan transaksi dan untuk menghindari antrean di loket stasiun," ungkap pihak manajemen dalam keterangan resminya.
Selain itu, calon penumpang diingatkan untuk selalu memantau akun media sosial resmi KAI guna mendapatkan informasi terkini mengenai penambahan jadwal perjalanan dadakan jika memang diperlukan kembali berdasarkan situasi di lapangan.
Komitmen Pelayanan Maksimal Di Seluruh Stasiun Wilayah Daop 6
Bukan hanya soal rangkaian kereta, kesiapan stasiun-stasiun besar di bawah naungan Daop 6 seperti Stasiun Tugu Yogyakarta, Stasiun Lempuyangan, hingga Stasiun Solo Balapan juga terus ditingkatkan.
Personel tambahan akan disiagakan untuk membantu alur penumpang agar tetap tertib dan nyaman, terutama saat jam-jam puncak keberangkatan.
Dengan koordinasi yang solid antara bagian operasional, pelayanan, dan keamanan, KAI Daop 6 Yogyakarta optimis dapat menyelenggarakan Angkutan Lebaran 2026 dengan sukses.
Penyediaan 10 kereta api tambahan ini menjadi bukti nyata komitmen KAI dalam memberikan solusi transportasi yang handal, aman, dan nyaman bagi jutaan pemudik yang menggantungkan perjalanannya pada moda transportasi berbasis rel ini.